Cerita di balik Buka Puasa Bersama Ramadan 1439 H


Bulan puasa kali ini jatuh bersamaan dengan bulan Mei 2018. Seperti kehebohan tahun-tahun sebelumnya, di bulan Ramadan akan ada saja undangan atau ajakan buka bersama. Baik itu dengan teman main, teman komunitas maupun yang lainnya.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ini adalah tahun kedua aku meminimalkan untuk datang ke acara berbuka puasa. Dengan macetnya ibu kota yang lebih kejam ketimbang ibu tiri, jarak yang ditempuh karena sekarang tinggal di perbatasan, serta faedah yang akan didapatkan selain haha hihi dan rumpis, aku benar-benar menyeleksi kegiatan buka bersama di luar.

Tahun ini mayoritas kulakukan buka bersama dengan rekan-rekan kerja di kantor,  pekerjaan yang padat dengan tenggat deadline membuatku dan beberapa temenku pulang hingga pukul 7 atau 8 malam setiap harinya. Walaupun sibuk dan tetap bekerja dengan ritme yang biasa seperti dibulan-bulan lainnya, kami tetap semangat sepanjang hari. Meski harus menahan haus dan lapar beberapa rapat digelar di bulan puasa. Tidak ada satupun event kantor yang dibatalkan selama Ramadan ini.

Nah ternyata selama Ramadan 1439 ini aku hanya menghadiri 4 kegiatan buka bersama rame-rame, dan beberapa kegiatan buka puasa dengan sahabat dekat. Berikut cerita dibaliknya :

Buka Bersama Cubadak Family
Puasa juga masih dalam hitungan beberapa minggu lagi, namun Grup Keluarga yang isinya kakak-kakak sepupu tersayang ini sudah merencanakan berbuka puasa dari awal Mei. Tanggal 29 Mei dipilihlah untuk kegiatan buka bersama di rumah Kak Ira di Legenda Wisata Cibubur. Kebetulan 29 Mei adalah hari Libur Nasional yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak. Segala makanan dan lauk khas Minang sebagai kampung halaman kami dhidangkan. Asam durian udang kesukaanku, asam padeh patin, gulai pakis, nasi goreng rendang, dan lainnya tersaji di atas meja. Ah rindu terhadap kampung halaman rasanya terbayar. Moment ini dijadikan ajang kumpul keluarga, karena kami sangat jarang berkumpul keluarga dengan suasana riang begini. Terlalu sering kumpul keluarganya di Rumah Sakit beberapa tahun belakangan ini.



Serunya buka bersama keluarga besar


         
Ifthor Jama’I bersama Ketua MPR RI

Jumat, 2 Juni 2018 kami mengadakan buka puasa di kediaman Bapak Zulkifli Hasan yang berada di kawasan Cipinang Indah. Buka bersama ini dihadiri oleh Eko Patrio, Ust Haikal Hasan, Kader PAN, Komunitas Bunda Pintar Indonesia serta 1000 orang undangan lainnya. Aku dan rekan-rekan sudah berada di lokasi acara Pukul 15.30. Acara dibuka oleh Bunda Azizah sebagai pengurus Komunitas BPI, sharing session oleh Eko Patrio serta ceramah oleh Ust Haikal Hasan.  Acara ini cukup meriah dirasa ketika Ust Haikal Hasan berceramah tak terasa sudah waktunya berbuka puasa.

Nuansa biru sebagai dress code buka bersama


Buka Bersama Para Blogger-Vlogger Astra

Di minggu kedua Ramadan, Mba Metha Regina mengirimkan undangan berbuka bersama yang diadakan bersamaan dengan Workshop SEO bersama Farchan Noor Rachman. Buka Puasa kali ini digelar di Marco Padang, sebuah restoran Padang Peranakan yang dari dulu aku sangat penasaran dengan menu-menunya. Jadi Rabu, 6 Juni 2018 beberapa Blogger –Vlogger Astra yang aku kenal juga hadir pada sore itu. Senang sekali rasanya bisa ngobrol dengan Mba Ruby, Mas Febryan, Mba Mude dan yang lainnya. Karena kemacetan pulang kantor yang luar biasa, akupun telat datang ke event ini. Makanan khas Minang dengan nuansa yang berbeda hadir sebagai jamuan buka puasa bersama kami. Ada soto padang, martabak kelapa, lumpia udang, serta nasi padang komplit beserta lauk pauknya. Sebagai penutup hadir es alpukat yang manis dan legit.

Buka bersama sambil belajar SEO

         
Berbuka Bersama GGG

Lama tak jumpa dengan genk traveler ini membuat kami merencanakan untuk mengadakan buka bersama seperti tahun sebelumnya. Setelah merencanakan untuk berbuka puasa di Plaza Senayan, lokasi berbuka dipindah ke Grand Indonesia dengan pertimbangan agar Bang Ben bisa datang tepat waktu mengingat perjalanan cukup jauh jika dari Kramat Raya ke Plaza Senayan. Setelah memasrahkan pemilihan tempat kepada Kak Nadia, kami berbuka di Saigon Delight, sebuah restoran Vietnam yang menu-menunya cukup enak di lidah. Ada ketan goreng isi daging ayam sebagai menu pembuka, es kurma dan es thai tea sebagai pelepas dahaga, serta Pho yang berkuah hangat untuk menu utama di Jumat sore nan padat itu. Acara ini dimeriahkan juga dengan tukaran kado dengan harga minimal Rp. 25.000. Keseruan acara ini berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

Meriahnya buka bersama dan tukaran kado ala GGG


Ya hanya empat kegiatan buka bersama ini yang kuhadiri dengan beramai-ramai, beberapa kegiatan berbuka lainnya yaitu bersama rekan-rekan kerja ex Dale Carnegie yang dihadiri oleh Aak Blek, Mas Ricky, dan Bagus. Hanya ber-empat memang, tapi kami intens mempelajari trend training dan human capital saat ini. Buka bersama dengan para trainer kece ini, gak jauh-jauh dari kata belajar, sehingga bisa mendapatkan inside dan insight.

Biarpun ber-4 tapi tetap ceria



Semoga dengan buka bersama ini kita masih bisa menjalin tali silaturahmi. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas dan makna dari puasa itu sendiri. Apakah kamu punya cerita buka bersama tahun ini? Yuk cerita di sini..


You Might Also Like

1 comments