Itinerary Penang 3 Days 2 Night, Its Chic and Simple



Penang adalah kota sejarah dan budaya. Perpaduan beberapa suku bangsa yang merantau di pulau ini beratus-tahun yang lalu membawa Penang menjadi kota warisan yang memiliki peradaban budaya yang tinggi. Sepulang berkunjung ke Penang kemarin itu beberapa teman dan sahabat bertanya, ada apa saja di Penang? Tempat apa saja yang menarik? Museumnya bikin bosan gak sih? 

Baeklah pemirsah, dalam tulisan kali ini aku akan memberi detail apa saja yang aku dan mba uri lakukan di pulau yang hanya di tempuh 2,5 jam saja dari ibu kota negeri ini.
Street Art di George Town

Transportasi
Ada berbagai maskapai menuju Bandara Internasional Penang di Bayan Lepas dari Jakarta ini. Ada Air Asia, Citilink, Lion Air, Malaysia Air, Malindo Air, Scoot, dan Jetstar. Pilihlah yang sesuai dengan budget yang kamu miliki dan jam yang bersahabat dengan jadwalmu.

Waktu itu aku menggunakan maskapai Citilink dengan keberangkatan Pukul 05.25 Wib dan pulang pukul 18.10 Waktu Bagian Penang dengan harga tiket promosi 960.000 Rupiah untuk pulang dan pergi. Catat, ini adalah harga promosi ya. Discount 50 % diberikan oleh salah satu online travel agent hits di negeri kita.

Keberangkatan pukul 05.25 WIB pada Sabtu dan kepulangan pukul 18.10 Waktu Bagian Penang pada hari Senin adalah waktu yang ideal menurutku untuk menjelajah pulau dengan ibukota bernama George Town selama 3 Hari 2 Malam ini. Meskipun untuk itu aku harus rela bangun jam 02.00 WIB dini hari, dan jam. 03.00 WIB udah ada di bis Damri . Selama dalam perjalanan 2,5jam itu aku benar-benar tertidur pulas. Mata hanya terbuka ketika pramugari memberika makanan setelah satu jam mengudara. Rasa lapar membuat mata bisa sedikit terbuka, setelah kenyang ya tidur lagi pemirsah.

Itinerary
Berikut ini itinerary yang sebenernya apa adanya mengalir, karena ku tau mba uri udah pernah ke Penang sebelumnya. Jadi aku yakin dia akan membawaku ke tempat-tempat keren. Apalagi kami telah berdiskusi mengenai daerah wisata 4 hari sebelum keberangkatan. Sengaja banget ketemuan untuk membahas hal ini.

Hari Pertama

09.15 -10.00 Tiba di Bandara Internasional Penang dan menunggu bis

Perjalanan dari Bayan Lepas, area bandara menuju George Town memakan waktu satu jam. Sepanjang jalan kita disuguhkan aneka pemandangan rumah, area industri, toko-toko, laut hingga jembatan yang menghubungkan Penang dengan Butterworth yang merupakan jembatan laut terpanjang se Asia Tenggara.


11.00 -12.00 Tiba di Komtar dan Cek In Hotel

Komtar atau singkatan dari Komplek Tun Abdul Razak merupakan sebuah kawasan terpadu di pusat Kota George Town yang memadukan mall, pusat perbelanjaan, hingga terminal. Berbagai bis dari penjuru Penang ini akan menuju Komtar, baik sebagai tempat transit atau tujuan akhir. Kira-kira jika di Kuala Lumpur seperti KL Sentral deh. 300 meter dari Komtar dengan berjalan kaki tibalah kami di Jl. Burma tempat Hotel Tunes berada. Dua malam kami akan menginap di hotel memiliki rate Rp. 300.000/ malam.


george town chamber
Old Town di George Town, bangunan klasik yang masih indah


12.00 - 13.30 Salat Zuhur di Masjid Kapitan Keling dan Makan Siang di Resto Kapitan.

Dua lokasi ini letaknya berdekatan. Jarak antara masjid yang dibangun oleh laskar asal India ratusan tahun yang lalu dengan Resto Kapitan yang jam bukanya 24jam ini hanya 200 meter. Jadi selesai menunaikan ibadah salat zuhur, kami langsung mengisi asupan karbo dan protein di Resto Kapitan.


13.30 - 14.30 Wonderfood Museum

Berjalan kaki kurang lebih 5 menit dari Resto Kapitan, terdapat museum yang berisikan makanan khas Melayu. Makanan ini bukan untuk dimakan loh ya. Tapi replikanya saja yang hadir disini. Cukup membayar 25 ringgit saja per orang, kamu bisa menjelajah dan berpoto dengan aneka makanan khas Melayu loh.


wonderfood museum penang
Wonderfood Museum


14.30 - 16.00 Pinang Peranakan Mansion

Yuk masuk museum lagi, kali ini museumnya berbentuk rumah luas. Dengan harga tiket 20 ringgit, kita akan belajar sejarah tentang pemilik rumah ini, barang-barang mewah yang terdapat di dalamnya hingga kisah perjalanan cinta sang pemilik rumah di masa lampau. 


16.00 – 17.00 Fort Cornwils dan Esplanade

Berjalan kaki kurang lebih 500 meter dari Pinang Peranakan Mansion. Kami mendatangi benteng yang dibuat oleh Jenderal Inggris masa lampau. Agak kecewa karena sedang masa renovasi. Jadi yang bisa dilakukan hanya poto-poto saja. Lanjut berteduh di area Esplanade karena sore itu hujan dan angin kencang tiba-tiba menyergap. Esplanade kerap dipakai untuk berbagai acara dan pertunjukan seni.


Fort Cornwils
Fort Cornwils yang sedang renovasi


17.00 -19.00 Istirahat, mandi, solat di hotel

Dengan bis gratis CAT kami pulang menuju hotel untuk mandi, solat magrib dan bersantai sebentar. Cape bo! Dari seharian kaki belum istirahat.


19.00 -21.00 Makan Malam di Red Garden Paradise

Makan malam di Food Court. Setelah jalan kaki cukup jauh dari hotel, sampailah kami di Red Garden Paradise yang terletak di Lebuh Leith

21.00 - 21.30 Kembali ke Hotel dan bobo manja

Setelah seharian berjalan saatnya kembali hotel dengan memesan Grab. Udah gak kuat lagi jalan pemirsah. Alhamdulilah driver grabnya baik, dan komunikatif. 8 ringgit saja untuk membayar grab dari Lebuh Leith sampai Jl. Burma.

Hari Kedua

07.30 – 08.00 Sarapan di Sin Seow Fong Lye Café

Berjalan kaki kurang lebih 100 meter, kami tiba di tempat sarapan yang ramai didatangi para warga lokal pagi itu. Mengisi perut dulu sebelum ke Penang Hill.


Char Kwe Tiow


08.00 - 11.30 Penang Hill yang berkabut

Satu jam perjalanan dari Komtar menuju Penang Hill. Sangat ramai sekali dari pagi hingga siang hari. Aku sempatkan membeli kartu pos dan dikirim ke Jakarta loh dengan harga 5 ringgit saja.

11.30 - 13.00 Kek Lok Si Temple yang magis

20 menit berjalan menuju temple yang letaknya di perbukitan ini membuat ku kelelahan. Jalannya nanjakk teruss tanpa berhenti.walhasil sampai atas ngos-ngosan.


Kek Lok Si Temple
Kek Lok Si Temple di Bukit Bendera


13.00 -14.00 Salat Zuhur di Penang State Mosque

Sekalian menuju arah pulang, aku dan Mba Uri sepakat untuk turun dari bis untuk salat zuhur di masjid ini. Masjid ini salah satu daftar list yang ingin aku kunjungi loh, jadi sangat bahagia rasanya bisa beribadah di masjid yang di sekelilingnya ditanami pohon-pohon yang rindang.


14.00-15.30 Lunch di Line Clear Nasi Kandar

Salah satu nasi kandar favorit dan rekomendasi banyak orang. Tinggal pilih menu dan lauk yang jadi kesukaanmu ya. Tempat ini terletak di Penang Road. Sore itu aku memilih Nasi Kandar dengan kuah kari dan udang yang ukurannya besar.


15.30 -16.00 Mencicipi Gelato di Maxim’s Gelato

Dengan harga 5,5 MYR per cup, sore itu terasa nikmat sekali mencicipi Hazelnut Caramel Gelato. Apalagi aku dan Mba Uri udah muter-muter cukup jauh berjalan kaki.

16.00 - 16.30 Bertandang ke The Blue Mansion yang cantik

Datang ke sini ternyata udah tutup pemirsa. Ternyata blue mansion ini ada jam buka dan tutupnya yang tidak aku perhatikan sebelumnya. Sedih deh, belum rezeki sepertinya datang ke bangunan sejarah ini.

16.30 - 19.00 Ke Komtar naik bis menuju Batu Ferringhi Beach

Perjalanan dari Komtar menuju Batu Ferringhi memakan waktu 1 jam. Sampai di pantai itu kami bermain pasir, main air dan duduk santai menanti mentari kembali ke peraduannya.


Sunset di Batu Ferringhi
Menanti Senja di Batu Ferringhi


19.00.- 20.30 Jalan-jalan di Pasar Malam dan makan Subway

Di pasar malam cari oleh-oleh yang menarik sembari makan Subway yang jadi kegemaranku di negeri orang. 12,5 ringgit saja untuk Subway yang isinya padat dan mengenyangkan.

20.30 - 22.00 Kembali ke hotel dan tidur

Lelah sekali hari ini, setelah sampai di hotel. Aku langsung mandi, salat, mengolesi kaki dengan Counterpain lalu tidur. 

Hari Ketiga

07.30 – 08.00 Sarapan Di Roti Canai

Sarapan pagi gak jauh dari hotel, 100 meter saja berjalan kaki. Kami sarapan roti canai telur dan teh tarik panas di pagi hari. Tak lupa membeli jajanan samosa beberapa buah untuk ngemil di jalan.

08.00 – 12.00 Penang Hill lagi

Setelah kemarin gagal naik ke Penang Hill karena ramainya pengunjung, hari terakhir ini kami kesana lagi loh. Antrianpun hanya beberapa orang saja. Jadi sangat menikmati Penang dari ketinggian walaupun kabut tebal menggelayut.

12.00 – 13.30 Kembali ke hotel dan cek out

Kami cek out agak terlambat dan sangat buru-buru, alhamdulilah staff resepsionis memberikan waktu tambahan gratis untuk kami packing terlebih dahulu.

13.30 – 14.30 Mencari Mural keren di George Town

Dengan Bis CAT kami menjelajah beberapa mural cantik berbekal peta yang telah kami siapkan. Beberapa mural yang instagramable di jalan-jalan kecil Penang aku abadikan sebagai kenangan


Street art di Penang
Street Art di pusat kota George Town


14.30 – 15.00 Mydin untuk beli oleh-oleh

Menyempatkan berbelanja sedikit makanan sebagai oleh-oleh di supermarket bernama Mydin di Jalan Penang. Aku membeli coklat, milo, dan nescafe kopi tarik.

14.00 – 15.00 Makan siang

Tidak jauh dari Mydin ada restoran kecil yang kami singgahi untuk makan siang. Aku memesan nasi goreng tom yum, sementara Mba Uri memesan Mee Sotong Khas Penang. Ini penting untuk kami mengisi energy sebelum menuju bandara.

15.00 – 16.15 Menuju Bandara Internasional Penang

Kembali kami berjalan kaki ke Komtar, dan 15 menit kemudian tiba bis yang akan membawa kami menuju Bandara Internasional Penang di Bayan Lepas.

Nah itulah itinerary perjalananku selama di Penang, dan aku masih ingin untuk datang lagi. See you Penang!



You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...