Wisata Ziarah Yang Harus Kamu Kunjungi di Mekkah dan Jeddah

Mecca, the city that never sleeps

Selain beribadah rutin mengunjungi Masjidil Haram, dan melaksanakan amalan-amalan sunnah lainnya. Kegiatan lain yang tak kalah menariknya adalah City Tour Mekkah dan Jeddah. Ustad Ujang membawa kami berkeliling Mekkah Al mukaramah untuk mengetahui sejarah-sejarah berbagai tempat di masa lampau.

Pukul 08.00 bis kami telah menunggu di depan Elaf Al Masher hotel, tour setengah hari menjelang Salat Zuhur ini mendatangi beberapa tempat yaitu :

Jabal Tsur

Jabal Tsur merupakan bukit batu yang letakknya di selatan kota Mekkah. Jabal Tsur memiliki sejarah yang epic terhadap kehidupan Nabi Muhammad SAW. Pada masa itu ketika Nabi Muhammad sedang melakukan perjalanan hijrah, beliau dihadang oleh orang-orang kafir Quraisy. Nah di sebuah gua yang kemudia dikenal bernama Gua Tsur inilah Nabi Muhammad berlindung selama tiga hari tiga malam dari kejaran musuh.  Jabal Tsur pasti akan masuk list wisata ziarah selama jamaah berada di Kota Mekkah



Panas Terik di Jabal Tsur

Arafah, Mina, Muzdalifah

Hajj is Arafah begitu kira-kira isi quran mengenai sebuah wilayah bernama Arafah. Padang rumput yang sangat luas ini dikabarkan adalah mini padang masyar kita di hari akhir. Padang Arafah adalah tempat dimana jamaah haji berdiam diri di sini dengan melaksanakan kegiatan salat zuhur, salat ashar, mendengarkan khutbah Arafah dan serangkaian ritual haji lainnya. Tidak sah ibadah haji seseorang jika tidak singgah di daerah Arafah ini. Jamaah-jamaah yang sedang sakitpun akan ditandu memasuki Arafah ini dengan ambulan milik Pemerintah Saudi.


Mina starts here
Mina merupakan tempat para jamaah haji bermalam dan melempar tiga jumrah selama prosesi haji tiba pada tanggal 10,11, dan 12 Dzulhijjah. Area jamarat kini berbentuk bangunan tinggi dengan beberapa pintu masuk dan keluar yang dilengkapi dengan jalur-jalur menuju pemondokan jamaah terdekat. Para jamaah haji asal Indonesia biasanya tinggal sekitar 3- 5 Km dari area jamarat. Jamaah juga akan melewati Terowongan Mina yang sangat fenomenal, tahun 1990 terowongan ini memakan korban ribuan jamaah menjadi syuhada karena desak-desakan ketika melontar jumrah

Muzdalifah adalah area tempat seluruh jamaah akan singgah di malam hari menuju diberangkatkan ke Mina. Di Muzdalifah para jamaah haji akan melaksanakan salat isya berjamaah dan memperbanyak ibadah.


Jabal Rahmah

Jabal Rahmah merupakan sebuah bukit yang dipercaya sebagai tempat bertemunya kembali Nabi Isa AS dan Siti Hawa setelah mereka keluar dari surga. Jabal Rahmah artinya bukit kasih sayang. Ketika kedatanganku Maret lalu, Jabal Rahmah sudah lebih bersih, dan lebih tertib dibandingkan sebelumnya. Tidak lagi kulihat unta-unta yang biasa ditawarkan kepada jamaah untuk dinaiki, tak lagi kulihat banyak sampah di sekitar Jabal Rahmah. Pengumuman dengan berbagai bahasa hadir untuk memberikan petunjuk dan arahan mengenai larangan-larangan melakukan perbuatan tidak terpuji di tempat ini.


Para Ladies panas-panasan di Jabal Rahmah

Zam-zam Clock Tower

Tempat ini letaknya hanya beberapa puluh meter dari Masjidil Haram. Komplek Zam- Zam Clock Tower berisikan pusat perbelanjaan a.k.a mall, restaurant, hotel-hotel berbintang empat dan lima, serta area rumah sakit. Setiap hari ada saja jamaah yang datang untuk berbelanja di sini. Ada aneka abaya, berbagai jenis kurma, coklat, dan segala kebutuhan jamaah ada di mall yang dibuka dari stelah subuh hingga larut malam ini. Pusat perbelanjaan akan tutup ketika waktu salat tiba.


Zam-zam Clock Tower Yang Megah

Bin Dawood

Kamu butuh makanan atau camilan apa aja sih selama di Mekkah? Datanglah ke Bin Dawood, supermarket terkenal di Saudi Arabia, segala kebutuhan jamaah hadir di sini. Selama di Mekkah, dua kali ku bertandang ke sini untuk membeli roti 7 days yang terkenal, coklat, jus, susu, dan yoghurt. Aneka coklatya cukup murah loh dibandingkan di Indonesia sehingga tidak ragu ku membeli coklat Hersheys kesukaanku dalam jumlah yang banyak untung di bawa pulang. Susu dan jus kemasan khas Saudia menurutku lebih enak dibandingkan di negara kita. Kesukaanku tentu saja susu coklat, dan jus apricot, serta jus mangga.


Supermarket tempat belanja

Masjid Qisas – Jeddah

Masjid ini telah dua kali aku datangin, namun auranya tetap sama. Aura misteri bercampur sadis terasa. Entahlah, aku bukan orang yang paham hal yang aneh-aneh. Tapi karena ku tau masjid ini tempat pelaksanaan hukuman bagi terpidana di Saudi, maka tentu saja nuansanya berbeda.
Padahal masjid ini dari luar cukup indah, ada danau di dekat pintu masjid. Karpet merahnya nan lembut siap menyapa jamaah yang akan salat. Ya kami akan menunaikan Salat Magrib dijamak Isya di sini sebelum akhirnya menuju Bandara King Abdul Aziz.



Masjid Qisas yang misteri


Bakso Mang Udin yang fenomenal

Gerai Bakso Mang Udin di Kota Jeddah adalah salah satu tujuan favorit jamaah Indonesia. Di sini kita bisa menyantap bakso, siomay, batagor, soto ayam, nasi goreng, dan masih banyak makanan khas Indonesia lainnya. Kuah bakso yang segar dan pedas menyapa lidahku di sore hari yang mendung itu. Rasanya tidak jauh berbeda dengan kuah bakso yang ada di Jakarta. Namun jika bepergian ke luar negeri pastilah akan merindu masakan Indonesia bukan?


Mengobati Rindu  dengan Bakso  Mang Udin


The Corniche Jeddah

Tempat ini adalah salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal di Jeddah. Jika kamu ingin berbelanja sepatu, baju, dan yang lainnya bisa banget di sini. Lokasinya tidak jauh dari gerai Bakso Mang Udin. Sepanjang jalan menuju The Corniche juga terdapat toko-toko yang menjual aneka oleh-oleh seperti baju, tasbih, gantungan kunci dan yang lainnya. Aku mampir karena tertarik membeli Roll Cake 7 Day yang tidak kutemukan di Bin Dawood. Alhamdulilah roll cakenya dapat juga, aku membeli rasa coklat sebanyak 1 pak dengan harga 10 SAR.

Nah jika nanti kamu telah usai menunaikan ibadah umroh, mutawwif akan membawamu berwisata ziarah keliling Kota Mekkah dan Jeddah. Ayo nikmatin jalan-jalan sambil menimba pengetahuan agama.

You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...