Mengisi Waktu Luang Selama Ramadan 1440 H



Demi waktu, sesungguhnya manusia itu dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran [ QS Al Ashr, 1-3]

Tak terasa hari ini adalah hari ke 30 Ramadan, artinya hari terakhir berpuasa di bulan Ramadan. Selama tiga puluh hari ini tentu saja kita memiliki target-target ibadah pribadi yang dilakukan untuk memaksimalkan bulan ramadan.



Begitu juga dengan diriku, dari awal aku udh punya “list to do and must to do” selama Ramadan kali ini. Semuanya harus tercapai selama tiga puluh hari ini. Wajib hukumnya! Berikut beberapa kegiatanku untuk mengisi bulan Ramadan 1440 H


Pelatihan Salat di House of Shafa
Kegiatan ini udah aku book sebelum Ramadan tiba. Saat itu Mila, sahabatku mengajak mengikuti pelatihan salat bulan April 2019, namun karena jadwalnya bentrok dengan kegiatan yang lain, jadi kami batal mengikutinya. Qadarullah kegiatan tersebut hadir lagi di bulan Ramadan 1440 H. Dengan antusias aku dan Mila mendaftar kelas pelatihan salat.

Diadakan satu harian penuh dari Pukul 10.00 WIB – 21.00 WIB, kegiatan ini merupakan suatu rangkaian. Artinya kegiatan ini mencakup teori, praktek, tanya jawab, berbuka bersama, salat magrib berjamaah, salat isya dan salat tarawih berjamaah.

House of Shafa
Pelatihan Salat di House of Shafe

Berat? Bangeeettt. Butuh usaha dan niat untuk memelekkan mata dan fokus pada kegiatan. Bersyukurnya kegiatan tersebut diadakan di akhir pekan, sehingga setelahnya masih bisa istirahat untuk menghadapi hari kerja esok hari.

Bersyukur sekali bisa mengikuti pelatihan ini, ternyata selama ini ada beberapa bacaan salat yang belum tepat, atau gerakan salat yang kurang tepat. Sehingga bisa diperbaiki untuk menyempurnakan ibadah salat kita.

Selama pelatihan juga dibahas mengenai arti bacaan salat kata-perkata sehingga kita memahami dan mengerti apa yang sedang kita bacakan ketika salat wajib maupun salat sunat.

Mabit di beberapa tempat
Untuk pertama kalinya aku mengikuti mabit begini. Dulu jika teman mengajak selalu saja waktunya tidak cocok atau ada kegiatan lain, atau malas. Entah mengapa tahun ini aku ingin mencobanya. Latihan mabit telah diikuti pada bulan April lalu di House of Shafa. Lagi-lagi Mila yang mengajakku saat itu.

Kebetulan Ramadan ini House of Shafa mengadakan kembali mabit, dengan semangat kami mengikutinya. Dimulai dari berbuka puasa bersama, salat magrib berjamaah, salat tarawih berjamaah, qiyamul lail, sahur bersama, salah subuh berjamaah, dan diakhiri dengan salat syuruq. Rasanya nikmat sekali mengikuti mabit ini. Apalagi ini dilakukan khusus untuk perempuan saja.

Mabit di AQL Center di daerah Tebet juga kuikuti bersama Mila, pada sebuah akhir pekan. Kami datang jam 22.00 wib malam dan langsung berisitirahat. Jam 02.00 WIB kami dibangunkan untuk qiyamul lail, sahur bersama, dan salat subuh bersama. Namun aku merasakan ketidaknyamanan selama mabit di AQL, kehadiran anak-anak bayi yang dibawa oleh orang tuanya adalah salah satu faktor kami kurang istirahat. Beberapa bayi menangis di tengah malam.
Hijrah Festival 2019
Mabit di Hijrah Festival 2019


Mabit lainnya yang aku ikuti yaitu di kegiatan Hijrah Festival. Waktu itu Devin bertanya “ Kak, sampe jam berapa kita ikut acaranya?” “ Kalo kita mabit, Devin keberatan gak? Aku pengen coba mabitnya. Kan boleh bermalam tuh “ “ Ah Devin ikut Kak Fit aja, hayu aja jika kita mabit. Berarti Devin pesan hotel satu malam saja ya, gak usah dua malam” ujarnya. “Sip” ujarku.

Jadi saja di hari ke dua Hijrah Festival, aku dan Devin mabit bersama ribuan orang lainnya yang memenuhi Hall B JCC Senayan. Kami hanya tidur selama dua jam, kesulitan terbesar adalah antri toilet ketika akan qiyamul lail. 30 menit aku antri untuk toilet dan berwudu. Setelah qiyamul lail, ada sesi muhasabah, sahur bersama, salat subuh berjamaah, dan kajian subuh. Ahh teryata aku menikmati masa-masa mabit ini, walaupun kurang tidur namun hati merasa adem dan tenang.

Buka Puasa Bersama
Tahun ini aku memang berusaha meminimalisir buka bersama di luar. Aku hanya mengikuti tiga buka puasa acara kantor [ dua kali KR Cipinang, satu kali KR Galaxy], buka bersama GGG yang merupakan agenda tahunan sejak kami bersama-sama dari 2016 dulu, dan buka puasa bersama Mba Dian dan Mba Dee-Dee di Cipinang Mall, sehari sebelum aku mudik. Buka puasaku biasanya di kost saja dengan memasak atau di Cipinang Mall bersama Miss Rakhmi dan Miss Angel.

Buka Puasa KR Galaxy yang membuatku harus terbang ke antar planet. #ehhh. Buka puasa ini disiapkan oleh perkumpulan wali murid KR Galaxy, disertai dengan pembagian santunan untuk anak-anak Panti Asuhan Gerai Yatim. Buka puasa dilaksanakan dengan suasana syahdu dan khusyuk.

Buka Puasa di KR Cipinang berlangsung dua kali, yaitu 28 dan 29 Mei 2019. Bedanya apa? Tentu saja berbeda, buka puasa tanggal 28 Mei dilaksanakan di sekolah dan tanpa atasan-atasan kami. Sementara buka puasa 29 Mei diadakan di rumah pemilik sekolah dan diadakan pula pemberian santunan bagi anak-anak yatim. Dua-duanya seru, apalagi aku terlibat sebagai panitia untuk dua kegiatan ini. Semua lelah menjadi hilang ketika acara telah selesai. Padahal perjuangan seminggu menyiapkan dua acara ini di tengah-tengah kesibukan pekerjaanku yang butuh perjuangan ekstra, ada drama-drama tak penting yang mengikuti. Ah sudahlah yang penting semua berbahagia.

Berbuka Bersama Kids Republic Family
Buka Puasa tahunan GGG diadakan di Kokas pada suatu akhir pekan. Sempat berencana diadakan di Senayan City yang rasanya kok jauh banget dari Kalimalang. Seperti biasa, jika buka puasa GGG disertai dengan tukaran kado biar lucu dan berkesan. Ketika datang, aku, Bang Ben, dan Mas Adit belum beli kado dong. Akhirnya kami mengubek-ngubek ACE Hard Ware yang terletak di lantai dua Kokas. 30 menit waktu yang kami butuhkan buat beli kado yang minimal hargany 50.000. Yay akhirnya aku mendapatkan kado tumblr dari hasil undian. Ternyata itu dari Mas Wisnu. Tau aja aku lagi butuh tumblr.

Buka Bersama dan Tukaran Kado ala GGG
Mengunjungi Hijrah Festival 2019
Bersama Devin yang datang dari Cilegon, aku hadir di hari kedua dan mabit di acara yang telah diadakan dua kali di Jakarta Convention Center ini. Belakangan kegiatan yang digagas oleh artis-artis muda yang hijrah ini menyebar di berbagai kota di Indonesia. Aku dan Devin juga larut dalam keseruan, kekhusyukan, dan ketenangan selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini berisi mengenai kajian-kajian muslim bergizi dari berbagai ustad-ustad kenamaan yang dimiliki negeri ini. Sebut saja ust Adi Hidayat, Ust Oemar Mita, Ust Fadlan, Ust Fatih Karim. Semuanya memberikan kajian-kajian yang menyejukkan hati dan menambah keimanan kita sebagai seorang muslim.

Datang ke Hijrah Festival 2019
Ribuan pengunjung menjadi saksi ucapan dua kalimat syahadat yang dilakukan oleh banyak orang selama tiga hari pelaksanaan kegiatan ini. Semua bergembira menyambut kehadiran saudara dan saudari baru kita yang seiman.

Kegiatan hijrah festival juga menghadirkan berbagai komunitas-komunitas, bazaar dan area anak-anak Nussa Land yang belakangan namanya menanjak popularitasnya. Ya serial Youtube dengan tokoh Nussa dan Rara ini mampu menyedot perhatian banyak orang karena dianggap memberikan nuansa tontonan baru yang bermanfaat bagi anak-anak Indonesia. Jadi para orang tua tidak perlu ragu datang ke Hijrah Festival, mereka ikut kajian, sementara anak-anak bisa bermain di Nussa Land.

Nah itulah beberapa kegiatanku selama bulan Ramadan 1440 Hijriah ini. Semoga tahun depan bisa ikut lagi berbagai macam kegiatan positif.



You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...