Mudah Banget Loh Memperpanjang Paspor di DKI Jakarta



Masa pasporku tinggal 3 bulan lagi. Paspor yang diterbitkan di Tanjung Balai Karimun November 2014 itu akan habis masa berlakunya hingga November 2019 ini. Tentu saja dengan masa berlaku yang hanya tiga bulan ini tidak memungkinkan bagiku untuk bepergian atau jalan-jalan ke luar negeri. Aku sempat bingung mengenai perpanjangan paspor ini. Aku tidak pernah mengurus paspor di Jakarta, seluruh dokumen asli saja di rumah. Gimana ya?




Nah setelah tanya temen kiri dan kanan, temanku menyarankan “Udah perpanjang paspor di Jakarta saja, mudah kok sekarang, kan daftarnya online”. Aku masih ragu, teringat 10 tahun yang lalu aku mengurus paspor pertama kali di Kota Bandung dan mulai mengantri Pukul 06.30 WIB. Paspor berikutnya diperpanjang di Tanjung Balai Karimun yang pembuatannya hanya 15 menit saja. Jadi aku belum mendapatkan gambaran membuat paspor di Jakarta ini seperti apa. 

Belum lagi drama melow-melow gitu akan melepaskan status warga negara Kepulauan Riau. Dulu kalo rumpis sama Jeng Helly dan Pak Dedy kita selalu bilang, KTP kita keluaran wilayah yang berbeda, tapi paspor tetap sama keluaran Tanjung Balai Karimun. We love Tj Balai Karimun very much. hahahaha



Form Yang Harus Diisi

Nah setelah mendengarkan saran dari temanku yang aku pikir “Tidak ada salahnya deh dicoba”. Apalagi temanku mengatakan untuk perpanjang paspor, dokumen asli tidak harus ada, cukup photo copy saja. Wah lega sekali dan bahagianya diriku mendengar infonya,


Berikut tahapan-tahapan memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Utara;

Menginstall Aplikasi Layanan Paspor On Line

Langkah pertama yang ku lakukan adalah mengunduh aplikasi Paspor On Line di smartphone. Aplikasi ini bisa didapatkan di Playstore untuk smart phone berbasis Android atau di Apple Store untuk smart phone berbasis IOS.


Halaman Petama Aplikasi Antrian Paspor


Setelah membuka aplikasi tersebut, kita diminta untuk login akun atau jika belum memiliki akun, kita bisa mendaftarkan email atau facebook kita. Sukses login dan membuat akun, tahap berikutnya adalah mengisi form yang terdapat di dalamnya dengan lengkap seperti Nama lengkap, tempat tanggal lahir, NIK dsb. Pilih juga Kantor Imigrasi terdekat mana yang akan kita tuju. Jangan lupa untuk memilih tanggal yang sesuai dengan jadwal kita dan mengecek kuota yang tersedia pada hari itu. Kemudian submit dokumen kita. Mohon bersabar karena proses ini biasanya memakan waktu agak lama. Ketika ku mendaftar prosesnya 10 menit. Setelah itu akan ada pemberitahuan jadwal kita untuk hadir di Kantor Imigrasi yang telah kita pilih.


Baca Terlebih Dahulu Syarat-syaratnya

Register dan login menu

Melengkapi dokumen


Karena hanya melakukan perpanjangan paspor, dokumen yang kubawa hanya berupa photocopy saja yang terdiri dari:

1.    Copy KTP di kertas A4, biarkan utuh tanpa digunting
2.    Copy Ijazah
3.    Copy Kartu Keluarga
4.    Copy Paspor [Halaman data paspor yang akan diganti]
5.    Materai 6000

Nah lengkapi dokumenmu sebelum datang ke kantor Imigrasi ya. Saat itu aku memilih Kantor Imigrasi Jakarta Utara yang letaknya 100 meter saja di belakang Mall Artha Gading. Kenapa aku memilih di sana? Karena Jakarta Utara cukup bersahabat antrian on linenya. Saran temanku juga begitu, Imigrasi Jakarta Timur wow keren banget deh antriannya, gak dapat melulu nih.


Antrian ketika Pukul 08.45 WIB Dipanggil Petugas

Datang Ke Kantor Imigrasi

Sesuai jadwal yang tertera, aku datang ke Imigrasi Jakarta Utara pada Selasa, 20 Agustus 2019 Pukul 09.00 WIB. Namun aku berangkat dari rumah pukul 07.00 WIB, dengan rute naik angkot dari Kalimalang menuju Halte Busway Sutoyo, dan menyambung dengan Trans Jakarta jurusan PGC – Tanjung Priok yang nantinya akan turun di Halte Sunter Kelapa Gading. Setelah itu tinggal berjalan kaki saja kurang lebih 300 meter.

Dengan rute sedemikian panjang, aku tiba di kantor Imigrasi pukul 08.15 WIB, kemudian diminta menunggu di kursi tunggu terlebih dahulu. Kulihat sekeliling kantor imigrasi ini ramai sekali, padahal masih pagi hari loh. Memang ini kategorinya ramai saja, belum padat. Setidaknya masih nyaman karena masih cukup tersedia kursi-kursi kosong untuk menunggu. Security mengatakan untuk antrian pukul 09.00 WIB, akan diumumkan pada pukul 08.45 WIB. Dan 30 menit kemudian tibalah waktu pemanggilan antrian untuk pukul 09.00 WIB, setelah maju ke depan, petugas menyerahkan form yang harus diisi dan menyerahkan nomor antrian. Kami diharapkan mengisi form tersebut, dan mendengar nomor antrian dengan seksama agar tak terlewatkan.

Interview dan Pengambilan Photo

30 menit aku menunggu untuk dipanggil oleh petugas, seperti biasa petugas akan melihat dokumen kita, mencocokkan nama di KTP, dan dokumen-dokumen lainnya, serta ditanyakan apa tujuan kita kesini. Aku utarakan bahwa tujuanku memperpanjang paspor dan ingin ke Singapura dalam waktu dekat ini. Kemudian aku diminta untuk masuk ke sebuah ruangan untuk pengambilan photo. Tak lama setelah pengambilan photo, ditanyakan tujuan membuat paspor serta penandatanganan berkas selesai, selesai juga lah proses pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Utara ini. Aku diberikan selembar kertas yang berisi biodata serta nomor rekening untuk membayar biaya perpanjang paspor tersebut. Nominalnya Rp. 350.000.

Keluar dari Kantor Imigrasi Jakarta Utara, hanya berselang tiga ruko saja, aku menemukan Bank BCA. Wah dipermudah sekali ternyata, jadi aku bisa melakukan pembayaran paspor. Terus pasporku kapan bisa diambil ya? Menurut jadwal yang tertera di kertas, pasporku akan selesai dalam 7 hari kerja.


Meja Petugas


Jujur aku sangat terkesan sekali dengan pelayanan Kantor Imigrasi Jakarta Utara ini, dari awalnya meragukan karena akan ribet dengan segala prosedur dan dokumen, tapi ternyata semuanya mudah, cepat, dan segera. Akhirnya aku punya paspor baru kembali loh. Siap deh buat di cap lagi. Ayyooo kita kemana ya? Jewel Changi dalam waktu dekat kuy lah!

Kantor Imigrasi Jakarta Utara

Jl. Boulevard Barat Raya A4 No.80, RT.18/RW.8,

Kelapa Gading [Belakang Mall Artha Gading]

Jakarta 14240


You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...