Terbangkan Mimpi Wujudkan Prestasi di Selapajang Jaya Bersama GA Circle



Everyone who remembers his own education remembers teachers, not methods and techniques. The teacher is the heart of the educational system. -Sydney Hook
Suatu hari Komunitas GA Circle yang telah ku kenal sejak Februari 2019 lalu mengumumkan kegiatan terbaru mereka melalui Instagram. Judulnya GA Circle Mengajar! Tanpa ragu aku mendaftarkan diri melalui formulir online yang telah disediakan oleh panitia, mengisi semua pertanyaan-pertanyaan yang ada serta menekan tombol submit begitu semuanya telah selesai. Pendaftaran untuk menjadi relawan pada GA Circle Mengajar kali ini hanya dari tanggal 1 – 9 Agustus 2019 saja. Cukup singkat waktu yang diberikan panitia.


Relawan Pengajar dan Dokumentator SDN Selapajang Jaya 1 dan 2

Seminggu kemudian aku mendapatkan email bahwa aku diterima sebagai Relawan Pengajar untuk Kegiatan GA Circle Mengajar. Bahagia tak terkira rasanya, setelah mulai aktif lagi cuap-cuap di depan kelas akhir Juli lalu di Banjar, aku tak sabar kembali untuk cuap-cuap di depan anak-anak. Jika tak salah kali ini lokasinya adalah di Tangerang, tak jauh dari Bandara Soekarno Hatta.

Setelah aku memastikan tak bisa hadir di Hari Briefing tiba dikarenakan ku harus ke Palembang, namun aku memastikan hadir di Kegiatan Hari Relawan pada 24 Juli 2019. Tak lama aku bergabung di dalam Grup SDN Selapajang Jaya 2. Di kelompokku ada 10 orang yang aku kenal hanya Kak Nadya sebagai fasilitator, karena kami sempat bersama-sama di kegiatan All Community for Humanity di Banten pada Februari 2019 lalu. Yang lainnya rekan-rekan baru bagiku, senang sekali bertambah kenalan baru yang pasti sangat inspiratif. Malam sebelum pelaksanaan, Kak Nadya memasukkan Kak Tomi ke dalam grup kami. Ahh rasanya seperti grup reuni saja, ku tak sabar berjumpa keduanya di Sabtu pagi.

Reunian ACFH dan GACIRCLE



Mengejar Kereta Pertama
Aku memastikan tujuan keberangkatanku bisa diakses dengan angkutan umum, ku bertanya detail kepada Kak Dian, dan Kak Amir, fasilitator di kelompokku. Bhaique lah, jika tidak ada halang rintang maka ruteku adalah naik ojek on line ke Stasiun Tebet, naik Commuter Line dari Tebet menuju Stasiun Tangerang dengan transit di Stasiun Duri, dari Stasiun Tangerang kembali naik ojek on line menuju SD Selapajang Jaya 2 yang berjarak tempuh 10 menit saja.

Ku bangun jam 04.00 WIB, mandi dan bersiap-siap memesan ojek on line menuju Stasiun Tebet. Aku memutuskan untuk menunaikan Salat Subuh di Stasiun Tebet saja. Sampai di Stasiun Tebet Pukul 04.50, segera ku tunaikan Salat Subuh dua rakaat, dan selesainya bergegas menuju peron. Alhamdulilah tak sampai 10 menit, kereta menuju Stasiun Duri tiba dan aku langsung menaiki Commuter Line. Alhamdulilah mendapat tempat duduk yang nyaman.

Guru SDN Selapajang Jaya 1 dan 2
Berpose Bersama Guru-guru SDN Selapajang Jaya 1 dan 2


Begitu pula ketika harus berganti kereta di Stasiun Duri. Perjalananku menuju Stasiun Tangerang pagi itu memakan waktu 1 Jam 15 menit. Tidak sulit bagiku untuk mendapatkan ojek on line di pintu keluar Stasiun Tangerang, 10 menit saja berkendara pagi itu aku tiba di sebuah sekolah negeri di pemukiman padat penduduk bernama SDN Selapajang Jaya 2. Sekolah dasar ini terbagi menjadi SDN Selapajang Jaya 1 dan Selapajang Jaya 2, untuk kegiatan pembukaan dan penutupan di lapangan, relawan dari SDN Selapajang Jaya 1 dan 2 akan bergabung.

Finally Kopi Darat Dengan Semua Relawan

Kak Windy mengabarkan jika dia telah sampai, namun menemui temannya di SDN Selapajang Jaya 1 terlebih dahulu. Sementara ketika ku datang, seorang guru langsung menyambutku da mengajak masuk ke ruangan guru. Terharu dengan sambutan hangat guru-guru di sini. Tak lama datang para relawan kelompokku, Kak Windi, Kak Rinda, Kak Amir, Kak Dian, Bu Tuti dan yang lainnya. Kami mengobrol saling berkenalan pagi itu, ku sapa juga Kak Nadya yang mendatangi kami di ruangan guru. Rasanya senang sekali bisa berjumpa lagi, apalagi nanti akan ada Kak Tom dan Kak Zulpakor di Selapajang Jaya 1. Reuni All Community for Humanity Banten Session banget inih..

Relawan Pengajar Selapajang Jaya II


Jam 07.15 kami menuju lapangan untuk berkumpul dengan anak-anak, guru-guru dan relawan dari dua sekolah ini. Acara dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah Selapajang Jaya 1, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah Selapajang Jaya 2, Perkenalan Relawan Pengajar dan Dokumentasi dua sekolah ini, serta diakhiri dengan tepuk semangat versi coboy yang cetar dan membahana.

Di Kelas III A dan III B Cuap-Cuap 60 Menit

Kelas pertama yang harus kumasuki adalah kelas III, kebetulan kelas ini digabung antara A dan B. Jadi kurang lebih ada 60 – 70 orang anak di dalam satu kelas. Kebayang kan situasinya? Riuh, ramai, dan untung gak rusuh aja. Hahahaha memulai kelas dengan berdoa bersama anak-anak, mengabsen nama mereka secara keseluruhan, dan ice breaking.

Ruang Kelas III

Membiarkan mereka rileks dahulu di pagi hari yang cerah ini aku mengajak mereka untuk Tepuk Fokus dulu. Kemudian ku memperkenalkan diri, menerangkan dengan bahasa sederhana pekerjaanku seperti apa, dan meminta menulis cerita di sebuah kertas. Keriuhan terjadi di saat aku meminta mereka membacakan cerita mereka satu persatu ke depan. Ada yang dorong-dorangan, ada yang menangis, ada yang tidak mau, ah banyak rupa deh pokoknya. Akhirnya aku memanggil mereka dan mengiring membacakan cerita satu persatu di depan. Setelah anak-anak maju satu persatu, aku mengajak mereka bermain Silent Game. Permainan yang baru saja kudapatkan ketika mengikuti Training Montessori di kantor. Anak-anak seneng sekali bermain ini, mereka menutup mata dengan berbagai macam gaya yang aku sendiri jadi tertawa melihatnya.

Pukul 10.00 wib aku menyudahi kegiatan ku di Kelas III A dan III B, berharap mereka semua memahami sedikit cerita-ceritaku di kelas tadi dan berdoa agar nanti mereka lekas besar dan sukses meraih cita-cita.

Belajar Berhitung, dan Nonton Nusa Rara di Kelas II A dan II B

Sejujurnya suaraku udah mau habis ketika ku lihat jadwalku haru masuk ke kelas II A dan II B, namun ku tak ingin menyurutkan semangat dan keteguhan hati untuk berbagi kisah dengan anak-anak ini. Seperti biasa kumulai dengan berdoa bersama, dan mengabsen mereka satu persatu. Karena kelas ini digabung, jadi kurang lebih ada sekitar 50 – 60 anak-anak di ruangan yang ku taksir berukuran 5 x 6 meter ini.

Setelah ber "Tepuk Fokus" dan mengajak ice breaking “Aku Suka Semua Orang”, aku mengajak anak-anak ini belajar berhitung dalam Bahasa Inggris. Mereka semangat sekali belajar berhitung angka dari 20 – 50 dalam Bahasa Inggris. Nah setelah lelah hitung-hitungan, kembali ku bermain Silent Game dengan adik-adik ini, dan mereka segera hening dan tutup mata selama tiga menit. Perlahan aku lihat wajah-wajah mereka yang unyu-unyu ini sembari tersenyum.

SDN Selapajang Jaya 2
Menonton Nusa dan Rara dengan anak-anak kelas dua


Waktu masih panjang,sementara sejujurnya ku merasa tenaga ku telah mulai habis. Akhirnya aku duduk di lantai dan membuat lingkaran bersama anak-anak. Aku ambil smart phone ku yang berada di ruang guru. Aku membuka aplikasi Youtube dan mencari Video Nusa dan Rara, anak-anak dengan antusias menonton. Duduk dengan rapi dan mereka menyimak tontonan ini. Ku sedikit kecewa karena tidak membawa speaker agar suara hp bisa lebih keras lagi. Aku menyukai acara Nusa dan Rara ini karena ini adalah tontonan yang mendidik untuk anak-anak. Hari itu sebagai penutup aku menonton dua episode video Nusa dan Rara bersama anak-anak.

Terbangkan Mimpi, Wujudkan Prestasi
Jam 11.00 WIB, kami kembali berkumpul di tengah lapangan untuk menutup kegiatan hari ini. Anak-anak ber aris dan diatur dengan rapi oleh bapak dan ibu guru. Kegiatan penutupan kami siang itu yaitu menerbangkan pesawat cita-cita yang tadi telah dibuat di kelas.

Setiap anak-anak menuliskan cita-citanya di sisi pesawat, sehingga nanti mereka bisa serius belajar serta menggapai cita-cita tersebut. Riuh, ramai, dan heboh acara menerbangkan pesawat cita-cita ini. Semuanya berbahagia di Selapajang Jaya 1 dan 2 hari ini dan seterusnya.

Terbangkan mimpi wujudkan prestas
Terbangkan Mimpi, Wujudkan Prestasi


Selaaaaa, Pajaaaanggg Okeeee

Sampai bertemu di kegiatan GA Circle selanjutnya!


You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...