Film Bebas, Aku Suka Semua Element 90an di Dalamnya


Di tengah-tengah kesibukan pekerjaan mengevaluasi banyak staff

Miss Rakhmi : Mba Fit, dah nonton Bebas? Nonton yuk
Me : Belum miss, hayu. Dari kemarin nyari teman untuk nobar

Nah kemudian hari Selasa itu kami putuskan untuk menuju Cipinang Indah Mall Pukul 17.15 setelah melihat jadwal Film Bebas akan diputar pukul 18.00. Aku tidak akan membahas bagaimana detil film yang diadaptasi dari Film Korea dengan judul Sunny ini. Aku akan share lagu-lagu yang hits di masa 1990an yang jadi Soundtrack film yang dibesut oleh Riri Riza dan Mira Lesmana ini.


Bebas oleh Iwa K

Film yang mengambil latar belakang tahun 1995 ini memakai lagu rapper dari Bandung Iwa K sebagai soundtrack utama. Lagu Bebas diambil dari Album “Topeng” yang dirilis tahun 1994. Lagu Bebas jua yang membuat Iwa K semakin terkenal sebagai penyanyi rap beken di negeri kita. Berikut adalah lagu "Bebas" dengan versi terbaru.



Singiku – Kebebasan

Di masa-masa remajaku, lagu ini adalah salah satu kesukaanku. Dalam Album “Cerita Pagi” yang dibesut dengan apik pada tahun 1996 ini lah lagu “Kebebasan” mampu mencuri hati penggemar musik pop Indonesia di masa itu.

“Ku senang, ku senang, ku telah bebas”
“Ku senang, ku senang, dunia ini indah”



Cerita Cinta – Kahita
Sebagai penggemar berat Kahitna, aku bahagia sekali “Cerita Cinta” masuk ke dalam jajaran soundtrack film Bebas. Terbayang-bayang suara merdu Kang Hedi Yunus, dan Kang Roni serta Carlo Saba di lagu romantis nan ceria ini. Ahh lagu ini membawa nostalgia tersendiri bagiku karena merupakan list di album pertama Kahitna dengan judul sama pada tahun 1994.

“biar cinta bergelora di dada”
“biar cinta satukan kita uo uo uo”



Ku Jelang Hari-nya Denada

Di pertengahan tahun 1990, Denada mengeluarkan album pertama dengan lagu-lagu berirama pop dan rapp yang bernada semangat. Salah satunya lagu “Ku Jelang Hari” yang menjadi salah satu soundtrack film adaptasi ini. Denada terus berkembang menjadi penyanyi aneka genre rap, pop dan pernah dangdut. Apapun itu yang penting berkarya ya mba.


Aku Makin Cintanya Tante Vina Vanduwinata

“Oh ternyataaa, aku makin cinta, cinta sama kamu, hanya kamu seorang kasih”

Lirik lagu ini mengingatkan ku pada masa remaja dimana lagu ini hits dimana-mana. Ya di radio, ataupun di televisi swasta masa itu. “Mama Ina” biasa beliau dipanggil, selalu saja menghadirkan lagu-lagu cinta yang tak lekang oleh waktu. Lagu romantis ini diambil dari Album Aku Makin Cinta yang dirilis tahun 1995. 24 tahun berlalu dan lagu ini masih saja tetap romantis didengar.



Bukan Siti Nurbaya ala Dewa 19
Wow banget lagu yang beken di tahun 1996 ini menjadi OST Film Bebas, masa itu Dewa 19 masih digawangi oleh Ari Lasso sebagai vokalis. Lagu yang berisikan penolakan perjodohan ala Siti Nurbaya ini memang liriknya menarik dan musiknya asik. Aku fans banget sama lagu ini sejak pakai seragam putih biru. Lagu kece ini hadir di album ketiga Dewa 19 dengan tajuk album”Terbaik-terbaik”

“Katakan oo pada mama, cinta bukan hanya harta dan takhta, pastikan oo pada semuaa ooo, hanya cinta yang sejukkan dunia



Bidadari milik Andre Hehanusa


Lagu Bidadari rilis tahun 1995 dari album berjudul sama. Om Andre Hehanusa ini memang paling ciamik banget mendendangkan lagu-lagu cinta. Cukup surprise ketika tau lagu ini menjadi OST Film Bebas, benar-benar mencerminkan suasana 1990-an.

“Bidadari, bidadari kau putih seputih hatimu”



Sendiri milik Alm Chrisye

Lagu ini sangat lawas, sehingga akupun merasa tidak pernah mendengar lagu ini ketika menonton Film Bebas. Wajar saja, album Sendiri milik Alm Chrisye ini dirilis tahun 1984. Jadi lagu “Sendiri” ada di album yang dikeluarkan oleh label Musica Studio ini. Lagu sendu ini menarik perhatian karena lagu ini begitu lembut irama, dan lirik liriknya. Ah Alm Chrisye memang master untuk lagu-lagu sendu dan lirih ini.

“Sendiri termenung di larut malam yang hening, hatiku smakin gundah oh mata membasah”



Jadi teman-teman yang udah nonton Film Bebas mana suaranya? Mau tau pendapatnya boleh ya kirim di komentar.

You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...