Mengajak Sahabat Berpartisipasi di Event Micro Teaching Kelas Pendidik Kreatif



Hujan deras menuju Cengkareng
Pada Hari Sabtu, 8 Februari 2020 sesuai dengan jadwal yang telah tersusun di kegiatan Kelas Pendidik Kreatif. Hujan deras sedari Subuh membuatku deg-degan, karena dengan hujan deras beberapa hari belakangan ini, memiliki kekhawatiran banjir di sekitar sini atau kesulitan mencari taksi on line. Pukul 05.45 ku pesan taksi on line, walaupun agak lama menunggu, aku mendapatkannya dengan pesan drive “mba, apakah daerah sana banjir”, “Oh tidak pak, aman” balasku. 15 menit kemudian taksi on line pesananku tiba, dan segera meluncur menuju PGC.


Kak Sherli, memaparkan presentasi materi Pendidik Kreatif

Untuk sesi Micro Teaching kali ini aku mengajak Fajar [Adik kelas ketika SMA] dan Devin untuk bergabung. Hal ini terjadi dikarenakan bahwa pihak GA Circle mengundang terbuka para relawan yang pernah berpengalaman di bidang pendidikan untuk hadir di kegiatan ini. Fajar yang pernah berpartisipasi di Kelas Inspirasi Tangerang 3 menyatakan akan hadir sebagai tim dokumentasi dan Devin yang pernah mengenal rwkan-rekan GA Circle langsung semangat dan senang sekali diajak ke sesi ini.

Bersama duo Dev di Micro Teaching KPK
Hujan dari Subuh tidak menyurutkan Fajar yang terus memberi kabar kepadaku bahwa telah menuju Pool Bis HIBA di Depok, dan Devin yang memilih menginap di area Sudirman juga mengabarkan akan naik Railink Pukul. -7.19 dari Stasiun BNI City. Sementara aku seperti biasa, bis Agra Mas meluncur tepat pada Pukul. 06.30 dari PGC diiringi hujan deras pagi itu.

Persiapan Micro Teaching
Jam 07.30 telah sampai di area GCC, dan feel suprise ketika aku turun dari bis, Fajarpun turun dari bis hingga kami sama-sama menuggu ojek on line, sementara Devin telah sampai di Stasiun Bandara dan bersiap menuju area GCC.

Setelah mengenalkan Devin, dan Fajar ke beberapa teman-teman GA Circle, kami melakukan berbagai persiapan. Aku bersiap di kelas Pendidik Kreatif sebagai Fasilitator, sementara Devin, Fajar dan rekan-rekan yang lainnya sedang briefing di area Auditorium GCC.

Cukup deg-degan hari ini karena aku tidak bertugas di kelompokku seperti biasa, namun semangat juga karena aku akan punya pengalaman baru di Pendidik Kreatif hari ini. Aku berkenalan dengan Cak Son dari Depok dan Mba Sherli yang jauh-jauh datang dari Malang. Berbagai persiapan dilakukan sebelum kegiatan di mulau, seperti persiapan teknis, dan persiapan observer yang ceritanya akan menjadi guru pada hari itu. Tak berapa lama kemudian di kelas Pendidik Kreatif hadir Bu Ade, Kak Nadya, dan Kak Mubin sebagai observer.

Fasil on Duty

Micro Teaching Session
Sesi Micro Teaching dimulai pukul 09.30 WIB, belom apa, tapi fasil udah dikerjain nih, aku diminta memimpin ice breaking sebelum memulai Micro Teaching. Ya udahlah ya dimulai saja ice breakingnya. Seperti biasa andalanku adalah “Saya Suka Semua Orang”, lumayanlah untuk menghangatkan Sabtu yang telah beranjak siang ini.




Suasana Micro Teaching di Kelas Pendidik Kreatif

Di kelompok Pendidik Kreatif ini aku banyak sekali menemukan pengetahuan dan ilmu baru, tugasku lainnya adalah melihat dan menganalisa apakah bahan ajar Pendidik Kreatif ada kesamaan atau beririsan dengan materi Metode Belajar Kreatif baik dari sisi presentasi, slide maupun metode pengajaran.

Beberapa hal yang masuk dalam FGD, dan praktek tidak banyak dilakukan di kelas, Cak Son dan Mba Sherli mengantisipasi agar waktu tidak molor di sesi micro teaching ini. Pendidik Kreatif menyelesaikan materi pada pukul 11.30. Padahal sebenarnya Pendidik Kreatif banyak sekali bahan diskusi dan praktek bersama guru.

Kelas MBK juga telah menyelesaikan materinya, kudapati info bahwa Uncle James dari pagi hadir sendirian dikarenakan Mba Alfi telat datang. Sebagai observer yang ku ketahui di kelas itu hadir Kak Lita, Kak Anggun dan Kak Arief.

Suasana Micro Teaching di Materi Belajar Kreatif

Sementara kelas Disiplin Positif baru menyelesaikan materi pukul 12.30 Wib, dikarenakan para narasumber membawakan materi penuh lengkap dengan ice breaking, energizer, FGD, dan sesi praktek. Kelas Disipilin Positif menghadirkan Kak Ken, Devin, Dedep, dan Kak Jaka sebagai observer. Kelas ini paling ramai dan lama rasanya, karena dari ruangan tempatku riuh sekali terdengar suara mereka.


Suasana Micro Teaching di Kelas Disiplin Positif

Menyelesaikan sesi Micro Teaching
Setelah menyelesaikan sesi Micro Teaching, jadwal selanjutnya adalah Ishoma dan Wrap Up. Hari itu tersedia aneka makanan dan cemilan, kebetulan aku hari itu membawa bekal untuk makan siang yang telah ku masak sebelum berangkat. Kami menyantap makan siang sembari bercerita, danmengobrol di Auditorium GCC. Setelah menunaikan salat zuhur, sesi Wrap Up dimulai dengan menceritakan pengalaman micro teaching tadi di kelas, mengulas detail acara pada hari H, merevisi beberapa bagian materi yang beririsan antara Pendidik Kreatif dan Metode Belajar Kreatif, dan diakhiri dengan tanya jawab mengenai pelaksanaan pada hari H nanti.

Simulasi Observer di Kelas Pendidik Kreatif

Sesi ini berjalan seru, asyik, dan lancar walaupun banyak narasumber yang berhalangan hadir pada Micro Teaching ini.

Agenda selesai pada pukul 14.30 WIB, dan aku pulang bersama Bu Ade ke area Bandara Terminal III mencari bis Damri. Tujuanku sore itu ke arah Blok M untuk beberapa keperluan. Produktif sekali ya akhir pekanku minggu ini.

You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...