Kembali Bertemu Adik-adik Dari YPAB X IHRI

 

“There is no failure except in no longer trying.” ―Elbert Hubbard

Geregetan! Itu yang kurasakan berbulan-bulan gak bisa aktif di kegiatan kerelawan karena corona. Rasanya sedih gitu gak bisa berbagi banyak hal seperti yang biasa aku lakukan sebelum corona.

Nah kemarin awal Oktober Grup Sosial IHRI kembali woro-woro untuk berpartisipasi kembali di kegiatan kelas inspirasi IHRI X YPAB. Seperti biasa materi-materi yang dibawakan seputar pengembangan diri seperti Creative Thinking, Self Awareness & Confident, Personal Responsibility, Time Management dan materi-materi lainnya yang cocok untuk adek-adek Paket B dan Paket C.


Persiapan Materi

Biasanya kegiatan ini diselenggarakan hari Minggu, namun di tahun pelajaran 2020/2021 ini kelas diadakan pada hari Sabtu. Kelas pertama dimulai pada  24 Oktober 2020 dengan materi Creative Thinking untuk adek-adek paket C dan Personal Responsibility untuk adek-adek paket B.  Aku mendapatkan giliran memberikan materi Creative Thinking, dan Mba Ajeng memberikan materi Personal Responsibility.

Sebenarnya materi ini harusnya aku bawakan pada bulan April 2020 yang lalu loh, karena di awal tahun IHRI juga telah menyusun jadwal hingga bulan Mei. Namun apadaya dengan adanya pandemi covid dan semua pembelajaran dilakukan secara daring. Kamipun terpaksa menghentikan kegiatan tersebut. Makanya sekarang aku sangat antusias kembali ketika kegiatan ini muncul lagi di tahun ajaran baru YPAB.

Dua minggu sebelum pelaksanaan, aku telah mencicil membuat slide presentasi, riset mengenai materi creative thinking, hingga teknik prakteknya nanti seperti apa. Sebenarnya aku harusnya tidak kesulitan dengan materi ini, namun modul-modul training kan sudah aku kirim ke rumah. Sehingga aku agak kelabakan untuk meriset kembali, dan mencari bahan presentasi. Jadi menurutku mencicil materi adalah solusi yang terbaik di tengah banyaknya kesibukanku di sini.

Persiapan Teknis

Aku menyayangkan minimnya persiapan dan pengarahan teknis yang dilakukan sebelum kegiatan. Pengalamanku selama empat minggu mengadakan Kelas Pendidik Kreatif bersama GA Circle membuktikan bahwa matangnya persiapan yang kami lakukan sebelum kegiatan, namun tetap saja ada kendala atau hambatan pada hari H seperti sinyal mendadak hilang, video di layar share screen tidak muncul, volume video kecil dan lainnya.

Sehingga rasanya wajar jika aku meminta ada pengarahan sebelum pelaksanaan terutama hal-hal teknis, misalnya PIC Pelaksana, PIC Pembukaan, dan lainnya. Karena pemateri akan fokus untuk memberikan materi pembelajaran, sementara rekan-rekan lain yang bertugas akan fokus pada teknis kegiatan seperti Host/Co Host akun zoom, moderator yang bertugas menyetujui para peserta yang akan masuk, dan lainnya.

Hari Pelaksanaan

Seharusnya aku ada kondangan pernikahan teman kantor di ibukota provinsi namun karena aku udah berkomitmen bersama adik-adik YPAB ini dari awal tahun, sehingga aku tidak datang ke acara pernikahan tersebut. Namun pagi Sabtuku telah dibuka dengan webinar dengan pemateri Mas Ckink, rekan relawan pendidikan yang telah lama tak bertemu. Ku masih saja deg-degan terhadap kegiatan YPAB yang menurut jadwal dimulai pukul 14.00 – 16.00 WIB. Aku masih belum mengetahui alurnya nanti seperti apa dan pelaksana teknisnya bagaimana.

Pukul 13.45 WIB aku mulai masuk link zoom, dan ternyata pihak IHRI menyangka satu akun zoom bisa dipakai untuk 2 sesi. Setauku hanya satu akun untuk satu sesi deh. Jadi kelasku harus leave meeting dulu, dan dibuatkan akun zoom yang baru. Untung anak-anak belum masuk sesi ini. Sehingga di grup adik-adik YPAB diberikan lagi link yang baru untuk mereka berkegiatan.

Slide presentasiku tidak banyak, hanya delapan halaman. Setelah menjelaskan pengertian berpikir kreatif, konsep-konsep, dan metodenya. Aku membuat mini workhsop agar adik-adik bisa masuk ke breakroom dan berdiskusi selama 20 menit. Setelah diskusi selesai, kembali lagi ke ruang utama dan meminta perwakilan kelompok untuk membacakan hasil diskusi tersebut

Pelaksanaan kegiatan selesai pada 15.50 WIB, aku lega sekali karena tidak ada hambatan yang berarti pada materi yang ku bawakan. Mas Eko, dan Mba Tyas dari IHRI juga sangat membantu sekali teknis pelaksanaan, sehingga aku benar-benar fokus untuk penyampaian materi saja.

Aku senang sekali bisa berinteraksi dengan adik-adik dari YPAB meskipun hanya lewat aplikasi zoom. Mudah-mudahan pandemi ini segera pergi dari ibu pertiwi, dan bisa belajar dan berbagi dengan tatap muka lagi dengan mereka.

You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...