5 Alasan Menyukai Pulau Bintan Sebagai Tempat Liburanku


Aku mengenal pulau indah ini ketika aku bekerja di pulau sebelah yang masih satu propinsi. Saat itu untuk pertama kalinya aku datang ke pulau ini untuk melayat orang tua teman satu kantorku. Di pulau ini juga ibu kota Provinsi Kepulauan Riau berdiri dengan kokoh. Kota Tanjung Pinang sebagai pusat pemerintahan terletak di pulau yang memiliki luas 60.057 km2 ini. Pulau Bintan terdiri dari Kota Tanjung Pinang dan Kabupaten Bintan. Bintan terkenal dengan wisata pantai dan resort kelas internasional yang tidak kalah keren dibandingkan Bali.

Aku cukup sering mengunjungi pulau ini empat tahun belakangan, ada saja aktivitas wisata atau liputan bersama teman-temanku di pulau yang berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan ini. Berikut lima alasanku menyukai pulau ini sebagai tempat liburan.



1.    Letak nan strategis

Pulau Bintan memiliki letak strategis, dan mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi. Pulau yang bisa dijangkau 45 menit saja dari Singapura memiliki sebuah bandara dan beberapa pelabuhan internasional. Dari Jakarta, pembaca bisa terbang langsung dengan rute Bandara Sukarno Hatta menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah dengan waktu tempuh 1 jam 45 menit saja. Dari pulau sebelah, yaitu Pulau Batam menuju Bintan juga sangat terjangkau. Dari Pelabuhan Punggur jika ingin ke Tanjung Pinang bisa menaiki kapal menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura dengan waktu tempuh satu jam saja. Sementara itu jika ingin ke Kabupaten Bintan bisa menuju Pelabuhan Tanjung Uban. Untuk turis yang datang dari Singapura dengan moda trasnportasi laut akan merapat di Pelabuhan Sri Bintan Pura dan Pelabuhan Bandar Bintan Telani.  Dari Tanjung Balai Karimun, juga ada loh kapal menuju Tanjung Pinang dengan waktu tempuh 3 jam.

Pelabuhan Bandar Bentan Telani di Lagoi
Pelabuhan Bandar Bentan Telani di Lagoi

2.    Budaya Melayu yang kental

Pulau ini mayoritas penduduknya berasal dari Suku Melayu, sehingga budaya Melayu sangat kental di sini. Namun Pulau Bintan juga dihuni beragam suku lainnya yang membuat keragaman berbudaya semakin menarik seperti Tionghoa, Minang, Jawa, Bugis, dan lainnya. Sebut saja Makyong, pertunjukan seni teater khas Melayu ini zaman sekarang masih ada dan harus dilestarikan. Selain itu kita tidak boleh lupa dengan Pulau Penyengat, walaupun kecil, pulau yang bisa ditempuh 15 menit saja dari Pelabuhan Sri Bintan Pura ini mewariskan istana melayu yang kokoh dan berdiri sejak tahun 1900an.

Istana Raja Melayu di Pulau Penyengat
Istana Raja Melayu di Pulau Penyengat

3.    Pantai-pantai nan cantik

Namanya juga pulau, tentu saja langsung berbatasan dengan laut. Di Bintan tidak sulit menemukan pantai-pantai cantik, sebut saja area Pantai Pengudang, Pantai Trikora, dan Pantai Lagoi. Pantai-pantai berhadapan dengan Laut China Selatan ini memiliki ombak yang seru, pasir putih nan lembut, laut biru yang memukau, serta langit yang cerah. Pantai-pantai di Bintan terjaga kebersihan dan kelestariannya karena masyarakatnya yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (pokdarwis) menjaganya dengan baik. Pantai-pantai ini juga dikelilingi hutan mangrove sebagai pelindung dari abrasi, atau bahaya air laut lainnya. Beberapa pantai di Bintan juga memiliki batu-batu granit besar seperti batu granit yang biasa ditemui di pantai Pulau Belitung.Sehingga jika dipoto sangat cantik sekali loh.

Pantai di kawasan Lagoi yang indah
Pantai di kawasan Lagoi yang indah

4.    Resort kece bertaraf internasional

Bintan terkenal dengan resort-resort mevvah, keren, dan memukau dengan kelas internasional. Bintan Resort adalah sebuah kawasan terpadu yang terdiri dari puluhan resort-resort keren dan pantai pribadi. Resort-resort ini didominasi oleh wisatawan-wisatawan dari luar negeri dibandingkan wisatawan lokal. Seperti turis asal Singapura, Malaysia, India, Inggris, Thailand, Jepang, dan negara-negara Eropa lainnya. Setiap resort menyediakan berbagai fasilitas untuk berlibur dan bersantai tentunya. Villa, kolam renang, tempat bermain golf level internasional, jalan-jalan mulus, bahkan pelabuhan internasional private tersedia di kawasan Bintan Resort. Pantai yang bersih, kawasan hijau, museum 3 dimensi, serta pusat perbelanjaan juga hadir melengkapi kebutuhan para wisatawan. Bintan Resort terletak di daerah Lagoi, 90 menit berkendara dari Tanjung Pinang.

Lapangan Golf di Bintan Lagoon Resort
Lapangan Golf di Bintan Lagoon Resort

5.    Wisata kuliner yang lezat

Seafood khas Bintan sudah pasti terjamin segarnya, karena langsung diambil dari sumbernya, laut sekitar Bintan. Selain itu ada Gonggong yang menjadi khasnya kuliner di sini. Gonggong adalah sejenis keong laut yang berukuran besar dengann cangkang kuning keemasan. Gonggong diolah sebagai sajian dengan nilai gizi yang tinggi, biasanya gonggong direbus dengan aneka rempah-rempah, dan disajikan hangat sebagai teman makan nasi. Pembaca wajib mencoba gonggong ya jika datang ke Pulau Bintan. Selain itu, kuliner khas Bintan lainnya adalah nasi dagang, sotong masak itam, otak-otak, ikan asam pedas dan masih banyak yang lainnya.

Gonggong favoritku

Nah apa yang pembaca sukai tentang Pulau Bintan? Bole ceritakan di kolom komentar ya dan berbagi cerita liburan di pulau keren ini.

 

 

 

You Might Also Like

0 comments

Berkomentarlah sebelum komentar itu ditarif...